Tuesday, April 23, 2019

Bangga - Aisyah bisa naik Surabaya bus.

Jambangan Hijau - Gerakan Indonesia Bersih dilakukan sejak usia dini di Surabaya. Dipotret langsung dari kisah gadis kelahiran Surabaya berikut ini : "Ayah hari ini Aisyah bahagia sekali!? Karena bisa bertemu langsung dengan Ibu Tri Rismaharini. Besok saat kembali ke sekolah, akan aku ceritakan pengalaman tadi pada teman-teman sekelas. Bahwa saya bisa melihat dan mendengar langsung pesan dari Walikota Surabaya yang luar biasa!"

Aisyah Mentari Jingga, demikian nama bocah 9 tahun yang saya ceritakan diatas. Dia masih tercatat sebagai siswi di Sekolah Dasar Islam Al Ghaffar - Sengkaling, yang terletak di perbatasan kabupaten Malang dengan kota Batu. Lembaga Pendidikan dengan slogan belajar sak ngajine ini, sangat unik. Disamping mengajarkan pendidikan umum, para muridnya diajarkan juga hafalan Al Qur'an. Aisyah yang masih duduk di bangku kelas II SD, sudah hampir menyelesaikan 1 Juz hafalan Qur'an. Sehari-hari dia tinggal bersama kakek/neneknya yang merupakan penduduk kota Batu. Sudah lama dia meminta kepada ayah/ibunya yang bekerja di Surabaya, untuk bisa naik Surabaya Bus. Dia kumpulkan botol air mineral kemasan 600ml, sampai berjumlah 15 botol. Agar bisa ditukar dengan 3 tiket naik Bus Surabaya. Tanpa disadari gadis yang gemar memakai hijab pink ini, kebiasaannya tadi telah mengarah pada perilaku hidup bersih. Dia terlihat berbinar-binar saat tahu, bahwa Walikota wanita pertama di Surabaya ternyata senang dengan anak-anak. Anak gadis yang lahir pada 25 November 2010, tampak manggut-manggut setuju dengan ide pemerintah kota mengedukasi warganya agar Surabaya Bersih. Caranya dengan membuat program Bus Surabaya yang tiket naiknya bukan dibeli menggunakan uang, namun dengan menukarkan sejumlah tertentu kemasan air mineral bekas. Secara otomatis hal tadi akan berdampak terhadap berkurangnya peredaran sampah plastik di wilayah kota Surabaya. Dan semua itu bisa terjadi karena  kesadaran dan peran aktif masyarakat kota Surabaya dalam mengumpulkan sampah plastik. Sungguh kreatif ide dasarnya ya....!?

CC 112 - Jadi sajian pamungkas untuk dikunjungi.
Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Bidang Kebudayaan , Nyoman Shuida  membuka gathering bersama medsos influencer. Para pegiat KIM (Kelompok Informasi Masyarakat), Relawan TIK, termasuk beberapa admin medsos, anggota purna paskibra dan pengurus Kwarda Pramuka di Jawa Timur. Acara bertajuk "positif bermedia sosial", diikuti lebih dari seratus undangan. Tri Rismaharini menjadi bintang kemarin (22/4/2019). Dalam sambutannya yang bertempat di ruang cinnamon lantai L hotel Four Points Surabaya, beberapa kali Emak'e Arek Suroboyo mendapatkan aplaus meriah. Kota pahlawan menonjol di dua dari lima gerakan revolusi mental, yaitu gerakan Indonesia bersih dan Indonesia melayani. Bentuk gerakan Indonesia bersih, diejawantahkan dengan program tukar kemasan bekas air mineral menjadi tiket naik Bus Surabaya. Gerakan ini diklaim sebagai yang pertama dan satu-satunya di dunia. Sementara itu terkait aplikasi aktif dari gerakan Indonesia melayani oleh Pemkot Surabaya, yaitu dengan adanya command center / 112. Yang merupakan layanan mirip 911 di Amerika Serikat. Sebuah layanan pengaduan untuk warga Surabaya terkait kedaruratan dan kebencanaan yang didesain siap memberikan layanannya selama 24 jam nonstop. Layanan inovatif lainnya adalah Koridor sebagai fasilitas co-working space untuk mendorong anak-anak muda Surabaya menjadi pelaku industri kreatif sejalan dengan revolusi industri 4.0. Koridor adalah areal ruang kerja bersama yang hadir 24 jam bagi warga Surabaya agar dapat berkumpul, belajar, berkreasi, serta berkolaborasi. Yang diresmikan oleh Walikota Surabaya pada tanggal 10 November 2017.

Acara yang bertujuan memberikan pemahaman tentang Revolusi Mental kepada generasi muda. Diinisiasi oleh Kementerian PMK di Surabaya kemarin, mengusung 4 pembicara selain Tri Rismaharini. Guru besar Sosiologi Pendidikan Universitas Indonesia, Prof Paulus Wirutomo membuka sesi awal. Dikatakan Paulus bahwa ada tiga nilai strategis bangsa Indonesia. Pertama, integritas, kedua etos kerja, dan ketiga adalah gotong royong. Dari sana kemudian memunculkan 5 gerakan untuk memajukan bangsa dengan cepat. Agar kita bisa kembali menempatkan Indonesia yang sudah "besar" sanggup bersaing dengan banyak negara maju lainnya. Tidak cukup hanya berubah dan berlari cepat mengejar ketertinggalannya dari bangsa lain. Namun harus melakukan tindakan perubahan yang luar biasa, disitulah perlunya Indonesia melakukan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Pembicara berikutnya adalah Akhyari Hananto, Founder dan Editor dari Goodnews From Indonesia. Pria yang memulai bisnis di dunia perbankan, dan sempat bergabung dalam Program pendanaan Asian Development Bank.  Kemudian banting setir mengelola media online dan menjadi inspirasi banyak anak Indonesia lewat banyak tulisan inspiratifnya. Bagaimana Akhyari memotret prestasi anak bangsa di seluruh dunia, menuangkan ke dalam berbagai tulisan menarik. Berita baiknya, banyak tulisannya kemudian menimbulkan kebanggaan tersendiri untuk warga Indonesia secara luas. Belum cukup hati ke-Indonesia-an kita dibuat membuncah, karena bangga akan keberadaan NKRI. Pompa'an semangat ditambahkan kembali dengan celotehan heboh seorang Creative Content dari Cameo Project yang bernama Bobby "i-bob" Tarigan. Dengan karya kreatif berupa video klip maupun komposisi musik yang kental dengan kemasan yang membangkitkan rasa nasionalismke/kebangsaan. Disajikan dalam nuansa dan gaya kekinian. Membuat platform-nya diterima generasi millennial dengan cepat. Terakhir acara diskusi menampilkan Ismanto, Kasie Perencanaan Angkutan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Surabaya. Menutup momen berbagai siang itu, dengan penjelasan tentang Bus Surabaya yang fenomenal. Mengapa jadi fenomena? Ide menukar bekas kemasan air mineral untuk tiket naik bus-lah yang membuat inovasi cantik ini viral di jagad dunia maya hingga membuat Surabaya mendunia. Gus Novi sebagai moderator (Ketua Relawan TIK Jatim) menutup acara tepat pukul 12.10. (BnPY)

1 comments: